Mengenai Saya

Foto saya
I am the man cold "like joking and good-looking

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.



Beratnya Memakai Jilbab

Pada masa remaja dan saat menjadi seorang pria dewasa muda, yang jauh dari Allah, saya suka berbuat iseng, mengganggu, dan meledek teman-teman saya yang memakai jilbab. Pada saat itu masih sangat sedikit wanita yang menggunakan jilbab dalam kehidupan sehari-hari. Ketika itu, wanita yang menggunakan jilbab dipandang sebagai orang-orang yang ikut aliran tertentu.

Pada saat kehidupan saya mulai dekat dengan Allah, saya baru menyadari betapa jahiliyah-nya saya ketika itu. Saya baru sadar, bahwa ternyata berjilbab bagi wanita merupakan kewajiban yang tercantum dalam Al-Qur’an. Jadi berjilbab (menutup aurat) bagi wanita sama wajibnya seperti perintah sholat, puasa, dan ibadah lainnya.

Ketika saya mendekatkan diri dengan Allah dan berjuang menjauhi semua maksiat yang pernah saya lakukan, saya benar-benar meniatkan diri untuk menjadi Muslim yang kaffah. Setelah saya berangkat haji tahun 1995, dan mendapatkan pengarahan dari “guru” saya, saya meniatkan untuk meninggalkan bank konvensional tempat saya bekerja hingga terwujud 4 tahun kemudian (tahun 1999) untuk resign dari bank konvensional tersebut. Demikian pula saya ingin penampilan isteri saya berubah dari memakai pakaian konvensional menjadi memakai pakaian yang syariah. Namun ternyata tidak mudah untuk mewujudkan hal tersebut. Isteri saya yang sudah terbiasa memakai pakaian konvensional dan lingkungan serta keluarganya yang juga terbiasa memakai pakaian konvensional sejak dia kecil hingga menjadi isteri saya, membutuhkan perjuangan yang berat dan panjang hingga benar-benar mantap memakai pakaian yang sesuai syariah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar